Tuesday, July 31, 2012

Ultah Sederhana Mandela

Dua belas juta siswa di berbagai penjuru Afrika Selatan serempak menyanyikan selamat ulang tahun untuk Nelson Mandela, yang merayakan hari jadi ke-94 pada Rabu, 18 Juli 2012. Ini merupakan bentuk penghormatan para siswa untuk pejuang hak asasi manusia dan tokoh yang menjadi presiden kulit putih pertama di Afrika Selatan itu.

Kami mencintaimu, Bapak …,” itulah salah satu syair lagu yang mereka nyanyikan untuk Mandela. “Kita bernyanyi untuk orang yang telah membebaskan kita dari Apartheid,” ujar Paul Ramela, seorang kepala sekolah dasar di Soweto, kepada siswa-siswanya.

Mandela menghabiskan 67 tahun masa hidupnya untuk meningkatkan harkat hidup orang lain, terutama berjuang untuk penghapusan politik perbedaan ras.

Pada hari ulang tahunnya, Mandela memilih tidak menghadiri undangan publik. Dia memilih merayakannya secara sederhana bersama keluarga di kediamannya di Desa Qunu, Provinsi Tanjung Timur.

Kami mencintaimu, Bapak …,” itulah salah satu syair yang pantas diterima Nelson Mandela. Walaupun pernah dipenjara dan dijatuhi hukuman seumur hidup pada 1964, selama 27 tahun, pada 11 Februari 1990 baru dibebaskan karena tekanan dari negara-negara internasional. Terbukti, saat terpilih sebagai Presiden Afrika Selatan, dia hanya bersedia menjabat satu periode, dan untuk menjaga keutuhan bangsanya, dia meminta FW de Klerk, presiden sebelumnya di masa Apartheid, menjadi wakil presiden. Kendati telah dipenjara selama 27 tahun oleh rezim Apartheid, Mandela tidak menyimpan dendam. Demi keutuhan bangsa dan masa depan rakyat Afrika Selatan, dia justru membangun rekonsiliasi.


Bandung 31 Juli 2012
Disarikan dari Tempo edisi 23-29 Juli 2012 dan berbagai sumber.

No comments:

Post a Comment